Contoh Pestisida Nabati Pelet Tembakau
Siap dikirim ke Jepang
Pestisida Nabati adalah Pestisida yang berbahan dasar dari tumbuhan, baik itu berasal dari daun, akar, batang, kulit maupun buah. Adapun tumbuhan yang gunakan adalah TEMBAKAU. Tembakau dikenal dengan kandungan zat NIKOTIN yang sangat efektif untuk menghalau berbagai macam gangguan hama atau serangga. Dengan komposisi 86% tembakau dan 14% bahan lain, kami menemukan formula yang ampuh untuk meningkatkan fungsi tembakau sebagai pestisida juga bernilai tambah tinggi serta dapat disimpan dengan jangka waktu yang lama.
Beberapa Manfaat Pestisida Nabati Pelet Tembakau:
1. Repelan = menolak kehadiran serangga ex: dengan bau yang menyengat
2. Antifidan = mencegah serangga memakan tanaman yang telah disemprot
3. Merusak perkembangan telur, larva dan pupa.
4. Menghambat reproduksi serangga betina.
5. Mengacaukan sistem hormon di dalam tubuh serangga.
Keunggulan Pestisida Nabati Pelet Tembakau1. Lebih ekonomis dibanding dengan pestisida kimia sintetis
2. Mudah cara pembuatannya.
3. Relatif Aman terhadap lingkungan.
4. Tidak menyebabkan keracunan kepada tanaman.
5. Sulit menimbulkan kekebalan kepada hama.
6. Kompatibel digabung dengan cara pengendalian yang lain.
Cara membuat Larutan Pestisida Nabati Pelet Tembakau:1. Rebus 4-5 liter air panas dengan 1 kilo Pestisida Nabati Pelet Tembakau
2. Endapkan dan dinginkan minimal 3-24 jam
3. Setelah dingin, saring dan peras rendaman tersebut hingga menjadi 3 ltr pekatan kemudian simpan dalam botol atau ember.
4. Sisa perasan pestisida nabati tersebut dapat digunakan sebagai pupuk organik atau bahan tambahan pupuk bokasi.
5. Saringan pekatan tersebut siap untuk diaplikasikan.
Untuk Pencegahan:1. Setiap 1 liter cairan pekatan dapat dicampur dengan 10-15 liter air bersih.
2. Semprotkan /percikkan ke tanaman secara merata terutama bagian buah dan daun bagian bawah dan sela-sela tanaman.
3. Untuk pengulangan bisa 2-4 minggu tergantung konsentrasi atau populasi hama.
4. Lakukan pada pagi atau sore hari.
Untuk Penanganan Pembasmian Koloni hama;1. Campur 1 liter air pekatan dengan 5 liter air bersih.
2. Semprotkan secara merata pada hama yang berkoloni pada lahan pertanian.
3. Semprotkan/percikkan pada tanaman secara merata, terutama bagian buah dan daun pada bagiam bawah serta sela-sela tanaman.
4. Untuk pengulangan bisa 4-7 hari sampai populasi hama berkurang/hilang.
5. Lakukan pada siang hari terutama pada saat matahari bersinar baik.


No comments:
Post a Comment